Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Selisih 82 Siswa dalam Tiga Tahun, Pengelolaan Dana BOS SMP Irsyadul Ibad Pakenjeng Didesak Diaudit

Selisih 82 Siswa dalam Tiga Tahun, Pengelolaan Dana BOS SMP Irsyadul Ibad Pakenjeng Didesak Diaudit

  • account_circle JJN
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut Pakenjeng, journaljusticenews.com – Pengelolaan data peserta didik dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Irsyadul Ibad, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Selama tiga tahun berturut-turut, 2023–2025, ditemukan selisih total 82 siswa antara data ARKAS dan Dapodik.

 

Data yang dihimpun menunjukkan, pada 2023 ARKAS mencatat 183 siswa, sedangkan Dapodik 176 siswa, selisih 7 siswa, dengan dana BOS sekitar Rp 100,65 juta.

Pada 2024, ARKAS mencatat 165 siswa, sementara Dapodik hanya 127 siswa, selisih 38 siswa, dengan dana sekitar Rp 90,75 juta. Kemudian 2025, ARKAS mencatat 125 siswa, sedangkan Dapodik 88 siswa, selisih 37 siswa, dengan dana sekitar Rp 68,75 juta.

Selisih yang berulang tersebut memunculkan pertanyaan serius: data mana yang menjadi dasar perencanaan dan pertanggungjawaban anggaran sekolah?

Kepala SMP Irsyadul Ibad, Farida, mengakui adanya kelemahan pengawasan internal. Ia menyebut perbedaan data terjadi karena operator “asal tarik data” tanpa koordinasi.

Namun persoalan tidak berhenti pada administrasi. Farida juga mengakui fasilitas sekolah digunakan sebagai dapur kegiatan MBG tanpa menempuh izin resmi dari dinas terkait.

“Memang izin tidak ditempuh, itu kesalahan saya. Akan tetapi diketahui oleh Kapolsek dan Danramil Pakenjeng,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd., menyoroti tiga persoalan, yakni dugaan ketidaksesuaian data siswa, alih fungsi ruang kelas, serta praktik “kelas jauh” yang disebut berlangsung cukup lama.

“Sarana pendidikan tidak boleh dialihkan tanpa mekanisme resmi,” tegasnya.

Pihak yayasan melalui Ade juga mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan operator. Kepala Bidang Disdik Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom., menyatakan kasus tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperketat pengawasan dan pembinaan.

Kini publik menunggu audit dan verifikasi menyeluruh. Selisih 82 siswa belum otomatis membuktikan adanya kerugian negara. Namun, apabila terbukti terdapat data yang sengaja dibuat tidak sesuai dan berdampak terhadap pencairan atau penggunaan dana BOS, persoalan tersebut dapat memiliki konsekuensi hukum.

Dinas Pendidikan dan Inspektorat perlu memastikan kesesuaian Dapodik, ARKAS, dokumen pencairan, serta realisasi penggunaan BOS. Jika ditemukan pelanggaran, penanganan harus dilakukan sesuai ketentuan. Sebaliknya, jika tidak terbukti, hasil pemeriksaan harus menjadi dasar untuk memulihkan nama baik seluruh pihak.

82 siswa dalam tiga tahun bukan sekadar angka. Publik berhak mendapatkan jawaban kesalahan administrasi, lemahnya pengawasan, atau ada persoalan lain yang harus dipertanggungjawabkan?

ASB JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hak Jawab Komite SMAN 18 Garut Tak Hapus Sorotan, Skema Sumbangan Jutaan Rupiah Perlu Diuji Aturan

    Hak Jawab Komite SMAN 18 Garut Tak Hapus Sorotan, Skema Sumbangan Jutaan Rupiah Perlu Diuji Aturan

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Komite Klaim Sumbangan Sukarela dan Tanpa Tekanan, Kepatuhan terhadap Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 Jadi Kunci Pembuktian GARUT, Journal Justice News – Pengurus Komite SMAN 18 Garut membantah adanya pungutan maupun tekanan kepada orang tua siswa terkait pengumpulan dana yang sebelumnya menjadi sorotan publik. Melalui surat hak jawab tertanggal 8 Oktober 2026, komite menyatakan penggalangan […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 334
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Soliditas TNI-Polri Makin Kokoh, Kapolres Garut Beri Kejutan HUT ke-81 TNI

    Soliditas TNI-Polri Makin Kokoh, Kapolres Garut Beri Kejutan HUT ke-81 TNI

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 23
    • 0Komentar

    GARUT — Soliditas TNI-Polri di Kabupaten Garut kembali diperlihatkan. Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Saputra, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Garut mendatangi Markas Korem 062/Tarumanagara (TN), Senin (5/10/2026), untuk memberikan kejutan sekaligus ucapan selamat HUT ke-81 TNI. Kehadiran jajaran Polres Garut tersebut menjadi simbol penguatan sinergitas dua institusi dalam menjaga […]

  • DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 68
    • 0Komentar

    141 Warga Belajar Tercatat, Kepala PKBM Nasep Bahrul Ulum Tak Merespons Konfirmasi Wartawan Garut Samarang, Journal Justice News — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di PKBM Manbaul Hidayah, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Lembaga yang tercatat memiliki 141 warga belajar itu disebut menerima alokasi BOSP sebesar Rp 233.300.000 pada tahun berjalan. Sabtu, […]

  • PIP EKS SISWA MASIH CAIR, 79 PESERTA SMATER DAN DATA 144 SISWA JADI SOROTAN DI AS SAKINAH

    PIP EKS SISWA MASIH CAIR, 79 PESERTA SMATER DAN DATA 144 SISWA JADI SOROTAN DI AS SAKINAH

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Garut, journaljusticenews.com – Pengelolaan data peserta didik di SMA Islam As Sakinah, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Persoalan muncul dari data Program Indonesia Pintar (PIP), status siswa yang telah keluar, hingga perbedaan jumlah peserta didik yang tercatat dengan kondisi yang terlihat di lapangan. Kamis, 24/09/2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah siswa berinisial R, […]

  • Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Belum Tuntas, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan dan Alat Berat

    Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Belum Tuntas, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan dan Alat Berat

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Enam Truk Sampah Masih Masuk ke TPA, Sekitar 30 Warga Meminta Pembuangan Dihentikan Sementara GARUT, Journal Justice News – Penanganan asap sisa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (12/10/2026). Di tengah upaya pemadaman titik api dan pengendalian asap, aktivitas pembuangan […]

expand_less