Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirations » Garut Siapkan 15 Ribu Hektare Jagung untuk Dukung Program Bioetanol

Garut Siapkan 15 Ribu Hektare Jagung untuk Dukung Program Bioetanol

  • account_circle JJN
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, journaljusticenews.com — Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan kesiapan mendukung program pengembangan bioetanol pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, setelah menghadiri Rapat Koordinasi Program Khusus Pemerintah untuk Bioetanol di Jalan Pengadegan Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Garut disebut memperoleh peluang untuk mendapatkan pembangunan fasilitas pabrik bioetanol dan pengolahan singkong. Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat hilirisasi komoditas pertanian sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja di daerah.

“Garut memiliki potensi bahan baku yang memadai karena dikenal sebagai kabupaten penyumbang jagung terbanyak di Jawa Barat,” ujar Syakur.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan kepada masyarakat untuk meningkatkan budidaya jagung dan singkong yang nantinya dapat diarahkan sebagai bahan baku energi.

“Ini akan mendukung kami untuk penyerapan tenaga kerja. Kami sangat mendukung dan berharap ini bisa terealisasi,” katanya.

Siapkan Lahan untuk Bahan Baku Energi

Syakur mengatakan Pemkab Garut saat ini mengelola sekitar 60 ribu hektare lahan untuk ketahanan pangan. Dari luasan tersebut, pemerintah daerah berencana menambah sekitar 15 ribu hektare untuk pengembangan tanaman jagung yang diarahkan sebagai bahan baku energi.

Selain jagung, Pemkab Garut juga menyebut telah mengalokasikan sekitar 12 ribu hektare lahan untuk pengembangan singkong sebagai salah satu bahan baku bioetanol.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya Garut menyesuaikan sektor pertanian dengan agenda ketahanan energi yang tengah didorong pemerintah pusat.

Kementerian Pertanian sendiri menyatakan pengembangan bioetanol nasional akan menggunakan tiga komoditas utama, yakni tebu, singkong, dan jagung. Pemerintah menyiapkan pengembangan lahan hingga 2 juta hektare sebagai salah satu fondasi pengembangan industri bioetanol nasional.

Garut Siap Koordinasi soal Kawasan Perhutanan

Pemkab Garut juga membuka peluang koordinasi dengan Kementerian Kehutanan apabila kebutuhan lahan untuk mendukung program tersebut masih memerlukan tambahan.

Menurut Syakur, pemerintah pusat memberikan sejumlah kemudahan, termasuk terkait pemanfaatan kawasan perhutanan untuk mendukung program ketahanan pangan.

“Tentu saja harus optimisme. Tadi kami dikumpulkan dan akan diberikan kemudahan-kemudahan, termasuk salah satunya mengenai kawasan perhutanan untuk ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia mengatakan Pemkab Garut akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat apabila kebutuhan lahan untuk program tersebut belum mencukupi.

Dorong Hilirisasi dan Penyerapan Tenaga Kerja

Rencana pembangunan fasilitas pengolahan bioetanol dan singkong tersebut dinilai Pemkab Garut dapat menjadi bagian dari penguatan rantai nilai komoditas pertanian daerah.

Tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap bahan baku dari petani, keberadaan industri pengolahan juga diharapkan menciptakan peluang ekonomi dan lapangan kerja baru.

Namun, rencana pembangunan fasilitas tersebut masih berada pada tahap peluang dan persiapan, sehingga realisasi pabrik, lokasi, kapasitas produksi, skema pembiayaan, serta jadwal pembangunan masih menunggu proses dan keputusan lebih lanjut.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pemerintah pusat membahas pengembangan bioetanol bersama 44 bupati dari berbagai daerah. Kementerian Pertanian menyatakan program tersebut diarahkan untuk membangun industri bioetanol berbasis komoditas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Bagi Garut, kesiapan lahan dan basis produksi jagung serta singkong menjadi modal awal untuk mengambil bagian dalam agenda tersebut.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 310
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 317
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Garut Kucurkan Hibah untuk 9 Pesantren, Akuntabilitas Penggunaan Dana Jadi Kunci

    Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Garut Kucurkan Hibah untuk 9 Pesantren, Akuntabilitas Penggunaan Dana Jadi Kunci

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Program Santri Hebat Jadi Sorotan, Transparansi Penyaluran dan Dampak Hibah Perlu Dipastikan GARUT, Journal Justice News – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Garut tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan. Pemerintah Kabupaten Garut juga menyalurkan dana hibah melalui Program Santri Hebat kepada sembilan pondok pesantren. Di balik penyaluran […]

  • DARI RP 40 RIBU TURUN RP 25 RIBU POLEMIK UANG PARKIR SISWA SMK 13 GARUT BELUM TERJAWAB

    DARI RP 40 RIBU TURUN RP 25 RIBU POLEMIK UANG PARKIR SISWA SMK 13 GARUT BELUM TERJAWAB

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Garut, Journal Justice News — Permintaan uang dari aktivitas parkir kendaraan siswa di lingkungan SMK 13 Garut menjadi sorotan. Seorang tukang parkir berinisial I mengungkapkan, pihak sekolah disebut sempat meminta uang sebesar Rp 40 ribu, yang kemudian turun menjadi Rp 25 ribu. Kamis, 24/09/2026. Menurut I, permintaan tersebut telah berlangsung cukup lama. Karena keberatan, dirinya […]

  • Dari Beras 10 Kg hingga Dana Talangan, Tata Kelola Desa Tanjungjaya Disorot

    Dari Beras 10 Kg hingga Dana Talangan, Tata Kelola Desa Tanjungjaya Disorot

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Beras 10 Kg Diduga Hanya 7,5 Kg, KPM Dibebani Pungutan Tanpa Berita Acara yang Jelas GARUT, Journal Justice News – Persoalan di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, tidak hanya menyangkut penyaluran bantuan pangan beras yang diduga dibebani pungutan Rp 40.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sabtu, 3/10/2026. Sejumlah persoalan lain terkait pembangunan desa, pengelolaan […]

  • 30 Personel Polres Garut Terima Penghargaan, Toreh Prestasi hingga Ungkap Peredaran Narkotika

    30 Personel Polres Garut Terima Penghargaan, Toreh Prestasi hingga Ungkap Peredaran Narkotika

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 29
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News — Sebanyak 30 personel Polres Garut menerima penghargaan atas prestasi, dedikasi, dan keberhasilan dalam menjalankan tugas kepolisian. Pemberian penghargaan berlangsung Selasa (29/9/2026) dan dipimpin Waka Polres Garut Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., M.M. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel yang menunjukkan kinerja dan prestasi, baik di bidang olahraga […]

expand_less