Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Garut » 23 WARGA GARUT TERDATA SEBAGAI KORBAN VIRGO 8, 11 BELUM DITEMUKAN, 2 MENINGGAL, 10 SELAMAT

23 WARGA GARUT TERDATA SEBAGAI KORBAN VIRGO 8, 11 BELUM DITEMUKAN, 2 MENINGGAL, 10 SELAMAT

  • account_circle JJN
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Posko Situsaeur Terus Koordinasi dengan Basarnas, Data Korban Masih Bergerak

Garut, journaljusticenews.com — Tragedi kecelakaan kapal Virgo 8 menyisakan duka dan penantian panjang bagi sejumlah keluarga di Kabupaten Garut. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Posko Informasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo 8, sedikitnya 23 warga asal Garut tercatat dalam daftar korban. Minggu, 20/09/2026.

Dari jumlah tersebut, 10 orang dinyatakan selamat dan telah dipulangkan, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan telah dipulangkan untuk dimakamkan, sementara 11 orang masih tercatat belum ditemukan.

Data tersebut disampaikan melalui Agus Mulyadi, Kepala Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, yang menjadi salah satu sumber informasi di Posko Informasi Korban.

Situasi ini membuat proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan menjadi perhatian utama. Posko menyatakan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Basarnas, untuk memperoleh perkembangan informasi mengenai keberadaan para korban.

10 Korban Selamat Telah Dipulangkan

Berdasarkan data yang diterima, sepuluh warga Garut telah dinyatakan selamat dan dipulangkan kepada keluarga diantaranya :

1. Achmad Akmal Naopal — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

2. Agus Munir — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 008.

3. Arman Firmansyah — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

4. Gun Gun Gunadi — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

5. Iwan Sopian — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 003/RW 007.

6. Muhammad Fathir — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 003/RW 007.

7. Pauzan Mujrihadin — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

8. Rehan Muhammad Fauzan — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

9. Willi Gustiana — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 008.

10. Sehabudin Alawi — Kp. Tabrik RT 03/001.

Kesepuluh nama tersebut dalam data terakhir berstatus selamat dan telah dipulangkan.

Namun, kabar berbeda datang dari 11 nama lainnya. Hingga data yang diterima posko terakhir diperbarui, mereka masih tercatat belum ditemukan.

Nama-nama tersebut adalah :

1. Gilang Slamet Saputra — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 008.

2. Iyus — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 003/RW 007.

3. M Rio Akbar Fadilah — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 009.

4. Muhammad Fahri Nulhadin Hakim — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 009.

5. Nurdin Suyanto — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

6. Rizky Nazril Ilham — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.

7. Saepul Wahyudin — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 009.

8. Salbi Al Ghifari Abizar R — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 008.

9. Usep Saepuloh — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 009.

10. Enjang — Kp. Cibolerang RT 002/RW 007, Desa Karangsari.

11. Yusep Cahyana — dalam data tercatat pindah domisili ke Cianjur.

Khusus Yusep Cahyana, keterangan dalam dokumen menyebutkan bahwa yang bersangkutan tercatat pindah domisili ke Cianjur. Status tersebut perlu terus diklarifikasi dalam pemutakhiran data agar tidak terjadi kekeliruan antara status administrasi domisili dan status pencarian korban.

Duka juga menyelimuti dua keluarga korban yang telah dinyatakan meninggal dunia.

Keduanya adalah :

1. Erik Maosul Latip — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 007.

2. Risyan Kurnia Putra — Kp. Cibolerang RT 002/RW 007, Desa Karangsari.

Menurut keterangan dari Agus Mulyadi, kedua korban yang meninggal dunia tersebut telah dipulangkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Dengan demikian, berdasarkan data sementara yang diterima redaksi, komposisinya adalah 10 korban selamat dan telah dipulangkan, 2 korban meninggal dunia dan telah dimakamkan, serta 11 orang masih tercatat belum ditemukan.

Posko Terus Berkoordinasi dengan Basarnas

Di tengah penantian keluarga, pembaruan informasi menjadi sangat penting. Posko Informasi Korban menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Basarnas, guna memperoleh informasi mengenai perkembangan pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.

Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap informasi yang diterima keluarga dan masyarakat tidak berhenti pada data sementara, tetapi terus diperbarui sesuai hasil pencarian dan identifikasi di lapangan.

Sebab bagi keluarga, 11 nama yang masih tercatat belum ditemukan bukan sekadar angka dalam sebuah daftar. Setiap nama adalah seseorang yang keberadaannya masih dinantikan kepulangannya.

Redaksi mencatat bahwa data korban masih bersifat sementara. Perubahan status dapat terjadi seiring proses pencarian, evakuasi, identifikasi, serta verifikasi data oleh pihak berwenang.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Nyaris Roboh, Ibu Aminah Malah Tak Terdeteksi DTSEN, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

    Rumah Nyaris Roboh, Ibu Aminah Malah Tak Terdeteksi DTSEN, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 22
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News – Di tengah berbagai program perlindungan sosial pemerintah, kondisi memprihatinkan dialami Ibu Wati, seorang janda dhuafa penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara yang tinggal bersama anaknya, Abdullah Yusuf Ibrahim, di Kampung Galeuh Pakuan, RT 02/RW 09, Desa Galihpakuwon, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Keduanya masih menempati rumah yang kondisinya jauh dari […]

  • “Martabak Korlap” Banjarwangi–Singajaya–Pendeuy Jalan Rusak, Tambal Sulam, Publik Tagih Kepastian

    “Martabak Korlap” Banjarwangi–Singajaya–Pendeuy Jalan Rusak, Tambal Sulam, Publik Tagih Kepastian

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 53
    • 0Komentar

    GARUT  – Ruas jalan Banjarwangi–Singajaya–Pendeuy kembali menjadi sorotan. Jalur yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Garut itu dinilai belum mendapatkan penanganan yang sebanding dengan tingkat kerusakan serta kebutuhan warga. Lubang, permukaan jalan tidak rata, retakan hingga tambalan yang kembali rusak masih menjadi pemandangan di sejumlah titik. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik: sampai […]

  • Rp 85 Ribu per Siswa, Ada Apa di Balik Biaya Perpisahan SDN 1 Tanjungjaya?

    Rp 85 Ribu per Siswa, Ada Apa di Balik Biaya Perpisahan SDN 1 Tanjungjaya?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Garut Banjarwangi, journaljusticenews.com — Pengelolaan pendidikan dasar di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju ke SDN 1 Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, menyusul informasi adanya permintaan biaya sebesar Rp 85.000 per siswa untuk kegiatan perpisahan dan sampul rapor. Jika seluruh 181 siswa yang tercatat dalam data Dapodik membayar nominal tersebut, dana yang terkumpul diperkirakan […]

  • DTK Persada 212 Garut Angkat Isu SARA dan Politik Identitas, Tokoh Lintas Iman Diminta Jadi Penjaga Moral

    DTK Persada 212 Garut Angkat Isu SARA dan Politik Identitas, Tokoh Lintas Iman Diminta Jadi Penjaga Moral

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Dialog Multikultural di Pendopo Garut Soroti Ancaman Polarisasi, Kampanye Hitam, dan Pembunuhan Karakter Berlatar Agama GARUT, Journal Justice News – Ancaman politisasi agama, kampanye hitam, dan polarisasi sosial menjadi sorotan dalam Dialog Multikultural bertajuk Menegakkan Kemanusiaan dan Keluhuran Moral Lintas Iman yang digelar Dewan Tahfidzi Kabupaten (DTK) Persaudaraan Alumni 212 (Persada 212) Garut di Gedung […]

  • Sumbangan atau Pungutan? Nominal Jutaan Rupiah di SMAN 18 Garut Dipersoalkan

    Sumbangan atau Pungutan? Nominal Jutaan Rupiah di SMAN 18 Garut Dipersoalkan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 67
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News — Label “sumbangan sukarela” di SMAN 18 Garut kini dipertanyakan. Sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan setelah muncul nominal pilihan hingga Rp 2,5 juta, dengan pilihan lainnya Rp 2 juta, Rp 1,5 juta dan Rp 1,2 juta. Bagi orang tua, persoalannya bukan sekadar soal besar kecilnya uang, tetapi mengapa sumbangan yang […]

  • Proyek Revitalisasi SMKN 12 Garut Rp1 Miliar Disorot, Papan Proyek Minim Rincian

    Proyek Revitalisasi SMKN 12 Garut Rp1 Miliar Disorot, Papan Proyek Minim Rincian

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Garut journaljusticenews.com — Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi SMK Tahun Anggaran 2026 di SMK Negeri 12 Garut dengan nilai anggaran mencapai Rp1 miliar dari APBN mulai menjadi sorotan. Selain persoalan transparansi informasi proyek, kondisi pelaksanaan pekerjaan di lapangan juga memunculkan pertanyaan terkait pengawasan dan keselamatan kerja. Proyek tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) […]

expand_less