Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Garut » Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Belum Tuntas, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan dan Alat Berat

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Belum Tuntas, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan dan Alat Berat

  • account_circle JJN
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Enam Truk Sampah Masih Masuk ke TPA, Sekitar 30 Warga Meminta Pembuangan Dihentikan Sementara

GARUT, Journal Justice News – Penanganan asap sisa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (12/10/2026). Di tengah upaya pemadaman titik api dan pengendalian asap, aktivitas pembuangan sampah serta tuntutan warga agar operasional TPA dihentikan sementara menjadi perhatian dalam penanganan pascakebakaran.

Polres Garut bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan sejumlah instansi terkait mengerahkan personel, kendaraan pemadam kebakaran, serta alat berat untuk mempercepat penanganan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan guna mengendalikan titik api yang masih ditemukan sekaligus mencegah kebakaran kembali terjadi.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., turut memantau upaya penanganan bersama petugas gabungan. Posko penanganan didirikan di UPT TPA Pasir Bajing sebagai pusat koordinasi untuk mendukung percepatan pemadaman dan penanggulangan dampak kebakaran.

Unsur yang terlibat meliputi Pemerintah Kabupaten Garut, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Brimob, Tagana, tenaga kesehatan, perangkat desa, serta instansi terkait lainnya.

Dalam upaya penanganan tersebut, tim gabungan mengerahkan enam unit kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan operasional instansi terkait, dua unit ekskavator, satu unit loader, dan satu unit buldoser.

Personel melakukan penyisiran titik api, penyemprotan di area terdampak, serta pemantauan kawasan TPA untuk memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kapolres Garut mengatakan, upaya pemadaman terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait, disertai patroli dan imbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi.

“Kami bersama tim gabungan terus melakukan upaya memadamkan api dan menyisir titik-titik api yang masih terdapat di lokasi, patroli di kawasan TPA, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas di sekitar area tersebut,” ujar Niko saat ditemui awak media.

Patroli juga dilakukan untuk mencegah pembakaran sampah yang berpotensi memicu kebakaran baru. Namun, keberhasilan penanganan tetap bergantung pada pengendalian titik api dan asap secara menyeluruh, serta penerapan langkah pencegahan di area terdampak.

Di tengah proses penanganan, sekitar 30 warga dilaporkan masih berkumpul di sekitar lokasi dan meminta agar aktivitas pembuangan sampah dihentikan sementara hingga asap sisa kebakaran benar-benar hilang.

Sementara itu, enam unit truk sampah disebut masih dapat masuk ke area TPA untuk membuang sampah. Kondisi ini menjadi bagian penting yang perlu dikoordinasikan antara pengelola TPA, pemerintah daerah, petugas penanganan, dan warga terdampak.

Petugas gabungan melakukan komunikasi dengan masyarakat serta mengimbau warga menjaga ketertiban dan memberikan kesempatan kepada tim untuk menyelesaikan proses pemadaman.

Meski demikian, aspirasi warga mengenai penghentian sementara aktivitas pembuangan sampah perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi terbuka dan penjelasan yang memadai mengenai kondisi lokasi, langkah pengendalian asap, serta pertimbangan keselamatan yang digunakan dalam menentukan operasional TPA.

Kepastian mengenai keamanan kawasan dan penanganan dampak kebakaran menjadi hal penting bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Penanganan kebakaran TPA tidak hanya berkaitan dengan pemadaman titik api, tetapi juga pengendalian asap dan pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Karena itu, koordinasi lintas instansi diperlukan untuk memastikan setiap langkah penanganan berjalan efektif dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas maupun masyarakat.

Polres Garut bersama pemerintah daerah dan unsur terkait menyatakan akan terus melakukan penanganan terpadu, termasuk pemantauan kawasan serta pencegahan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran baru.

Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, dua hal menjadi perhatian utama: memastikan titik api dan asap benar-benar terkendali serta memberikan kejelasan kepada warga mengenai keamanan lingkungan dan kelanjutan operasional TPA Pasir Bajing.

Masyarakat diimbau tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejalan Kaki Tertemper KA Turangga di Kadungora, Perempuan 37 Tahun Tewas di Lokasi

    Pejalan Kaki Tertemper KA Turangga di Kadungora, Perempuan 37 Tahun Tewas di Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Diduga Berjalan di Atas Rel Sambil Menggunakan Ponsel, Korban Terseret Sekitar 10 Meter GARUT, Journal Justice News – Kecelakaan tragis yang melibatkan seorang pejalan kaki dan Kereta Api (KA) Turangga jurusan Bandung–Surabaya merenggut nyawa seorang perempuan berinisial D.A.S. (37) di wilayah Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban dilaporkan […]

  • Polres Garut Bongkar Dugaan Peredaran Ganja 315,5 Gram, Pemasok Berinisial A Masih Diburu

    Polres Garut Bongkar Dugaan Peredaran Ganja 315,5 Gram, Pemasok Berinisial A Masih Diburu

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 19
    • 0Komentar

    16 Paket Ganja Diamankan di Tarogong Kidul, Tersangka Diduga Berperan Menyimpan dan Memetakan Lokasi Distribusi GARUT, Journal Justice News – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Garut mengungkap dugaan peredaran gelap narkotika jenis ganja kering di kawasan Jalan Patriot, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Dalam pengungkapan pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 21.20 WIB itu, […]

  • PENGAKUAN JOKI UJIAN GUNCANG PKBM PUTRI PERTIWI, 186 PESERTA DIDIK, SIAPA YANG MENGERJAKAN UJIAN?

    PENGAKUAN JOKI UJIAN GUNCANG PKBM PUTRI PERTIWI, 186 PESERTA DIDIK, SIAPA YANG MENGERJAKAN UJIAN?

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Warga Mengaku Dibayar Rp 50 Ribu per Hari untuk Mengerjakan Ujian Paket, Kepala Sekolah Lama dan Baru Saling Lempar Klarifikasi Garut Bungbulang, journaljusticenews.com — Dugaanpraktik joki dalam pelaksanaan ujian pendidikan kesetaraan mencuat di PKBM Putri Pertiwi, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.Persoalan ini mencuat setelah seorang wargamengaku secara langsung pernah mengerjakan ujian paket yang disebut diperuntukkan bagi […]

  • Dua Angka, Satu Proyek Rp 842,3 Juta Di Papan VS Rp 901,6 Juta, Transparasi SMAN 18 Garut Diuji

    Dua Angka, Satu Proyek Rp 842,3 Juta Di Papan VS Rp 901,6 Juta, Transparasi SMAN 18 Garut Diuji

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Papan Cantumkan Mulai 29 Juni 2026, P2SP Belum Dapat Dikonfirmasi Dokumen dan Fisik Jadi Ujian Transparansi Garut, Journal Justice News — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SMAN 18 Garut menjadi sorotan setelah muncul perbedaan nilai anggaran antara angka yang tercantum pada papan informasi dengan data yang dihimpun redaksi. Selasa, 29/09/2026. Pada papan informasi […]

  • Sumbangan atau Pungutan? Nominal Jutaan Rupiah di SMAN 18 Garut Dipersoalkan

    Sumbangan atau Pungutan? Nominal Jutaan Rupiah di SMAN 18 Garut Dipersoalkan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 67
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News — Label “sumbangan sukarela” di SMAN 18 Garut kini dipertanyakan. Sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan setelah muncul nominal pilihan hingga Rp 2,5 juta, dengan pilihan lainnya Rp 2 juta, Rp 1,5 juta dan Rp 1,2 juta. Bagi orang tua, persoalannya bukan sekadar soal besar kecilnya uang, tetapi mengapa sumbangan yang […]

  • MEBELER SD GARUT Rp 20 MILIAR JADI TEMUAN BPK, NAMA PENYEDIA “LUPA” SIAPA BERTANGGUNG JAWAB?

    MEBELER SD GARUT Rp 20 MILIAR JADI TEMUAN BPK, NAMA PENYEDIA “LUPA” SIAPA BERTANGGUNG JAWAB?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Garut, journaljusticenews.com – Program pengadaan mebeler untuk Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Garut tahun anggaran 2025 dengan nilai anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp20 miliar dan diperuntukkan bagi kurang lebih 159 SD, kini menyisakan sejumlah pertanyaan yang patut mendapat penjelasan secara terbuka. Persoalan tersebut bukan sekadar mengenai pengadaan meja dan kursi sekolah. Di balik besarnya anggaran, […]

expand_less