Berkendara Ugal-ugalan Dini Hari di Garut, Tiga Pemuda Didapati dalam Pengaruh Miras
- account_circle JJN
- calendar_month Senin, 19 Okt 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Patroli Samapta di Jalan Ciledug Berujung Teguran, Polisi Ingatkan Bahaya Berkendara Setelah Mengonsumsi Alkohol
GARUT, Journal Justice News – Aksi berkendara ugal-ugalan pada dini hari kembali menjadi perhatian dalam upaya menjaga keselamatan lalu lintas di Kabupaten Garut. Personel Satuan Samapta Polres Garut mendapati tiga pemuda yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dan diketahui berada dalam pengaruh minuman keras (miras) di Jalan Ciledug, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 02.43 WIB.
Temuan tersebut terjadi saat petugas melaksanakan patroli dialogis untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk aksi premanisme, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta praktik pungutan liar.

Perilaku berkendara dalam kondisi terpengaruh alkohol berisiko mengurangi konsentrasi, memperlambat reaksi, dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Pada waktu dini hari, ketika kewaspadaan tetap menjadi faktor penting, tindakan semacam ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Setelah menemukan ketiga pemuda tersebut, petugas memberikan imbauan dan teguran agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Polisi juga mengingatkan bahwa berkendara secara ugal-ugalan, terlebih setelah mengonsumsi minuman beralkohol, dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Kasat Samapta Polres Garut, IPTU Ana Gumilang, S.AP., S.Pd., mengatakan patroli dini hari merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas.
“Melalui patroli rutin, kami berupaya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat. Kami mengingatkan agar tidak berkendara secara ugal-ugalan, terlebih dalam pengaruh minuman keras, karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Iptu Ana.
Meski penanganan yang dilakukan dalam peristiwa ini berupa teguran dan imbauan, persoalan keselamatan berlalu lintas tidak boleh dipandang sebagai hal sepele. Satu keputusan ceroboh di jalan dapat berakibat fatal, bukan hanya bagi pengendara, tetapi juga bagi orang yang tidak terlibat dalam perilaku tersebut.

Polres Garut menyatakan akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah gangguan keamanan, mengantisipasi kecelakaan, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menaati peraturan lalu lintas dan tidak mengendarai kendaraan setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center 110.
Upaya menjaga keamanan jalan tidak cukup hanya mengandalkan patroli dan teguran petugas. Kesadaran pengendara untuk bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain menjadi bagian penting dalam mencegah kecelakaan.
Jalan raya bukan tempat untuk mempertaruhkan nyawa. Berkendara dalam pengaruh alkohol bukan sekadar tindakan berisiko bagi diri sendiri, melainkan juga ancaman bagi keselamatan orang lain.
Red JJN
- Penulis: JJN
