Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Revitalisasi SMAN 18 Garut Selisih Rp59,3 Juta Dijelaskan P2SP, Pekerja Tak Pakai APD Ikut Disorot

Revitalisasi SMAN 18 Garut Selisih Rp59,3 Juta Dijelaskan P2SP, Pekerja Tak Pakai APD Ikut Disorot

  • account_circle JJN
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GARUT, Journal Justice News – Perbedaan angka anggaran dalam proyek Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SMAN 18 Garut menjadi sorotan. Nilai yang tercantum pada papan informasi proyek sebesar Rp 842.345.559,72, sementara total pagu anggaran yang disampaikan P2SP mencapai Rp 901.679.000. Rabu, 07/10/2026.

Dengan demikian terdapat selisih sekitar Rp 59.333.440,28.

Namun, perbedaan tersebut belum dapat serta-merta disebut sebagai penyimpangan anggaran. Ketua P2SP SMAN 18 Garut, Deden Wahyudin, memberikan klarifikasi bahwa angka Rp 842.345.559,72 yang tercantum pada papan proyek merupakan nilai pekerjaan fisik, sedangkan total pagu Rp 901.679.000 mencakup komponen lain.

“Untuk total anggaran atau pagu sebesar Rp 901.679.000. Sedangkan yang tercantum di papan itu hanya fisik sebesar Rp 842.345.559,72. Sisanya untuk perencanaan, pengawasan dan manajemen,” ujar Deden

Menurutnya, total anggaran tersebut sebenarnya telah diinformasikan di lingkungan sekolah. Ia menyebut angka Rp 901.679.000 dipasang di ruang kelas, bersamaan dengan gambar rencana serta sampel material.

Deden juga menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menyembunyikan nilai total anggaran.

“Totalnya Rp 901.679.000, itu ada. Dipasang diruang kelas, termasuk gambar dan sampel material,” katanya.

Meski telah diberikan penjelasan, perbedaan antara nilai fisik dan total pagu tetap penting untuk diuji melalui dokumen perencanaan dan pertanggungjawaban.

Sebab, penjelasan bahwa selisih anggaran digunakan untuk perencanaan, pengawasan dan manajemen harus dapat dibuktikan melalui dokumen anggaran, rincian biaya, serta realisasi penggunaannya.

Dokumen seperti PKS, RAB, RPD, dokumen teknis, dokumen bantuan, serta laporan realisasi menjadi penting untuk memastikan apakah seluruh komponen anggaran telah sesuai dengan peruntukannya.

Dengan demikian, persoalan utamanya bukan semata-mata adanya selisih angka, melainkan apakah selisih tersebut memiliki dasar anggaran yang sah, tercantum dalam dokumen, dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun keuangan.

Deden memastikan pekerjaan revitalisasi yang dilaksanakan di SMAN 18 Garut berjalan sesuai spesifikasi.

Ia menyebut tugas P2SP di antaranya melakukan pemantauan sejak pekerjaan dimulai serta memastikan material yang digunakan sesuai dengan ketentuan teknis.

“Pekerjaan sesuai spesifikasi. Kami memantau dari awal dan material juga harus sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Selain persoalan transparansi anggaran, aspek keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 dalam pelaksanaan proyek juga menjadi perhatian.

Deden mengakui bahwa alat pelindung diri (APD) telah disediakan untuk pekerja. Namun, menurutnya, pekerja tidak menggunakan APD karena merasa panas dan tidak nyaman ketika bekerja.

“APD ada dan sudah disediakan. Pekerja juga sudah diingatkan untuk menggunakannya. Tapi mereka tidak mau karena panas dan tidak nyaman,” kata Deden.

Ia menyebut pekerja berasal dari wilayah Cidadap dan Malangbong.

Deden beralasan tidak ingin memaksakan penggunaan APD karena khawatir mengganggu pekerjaan para pekerja.

Pernyataan tersebut justru membuka pertanyaan lain, apakah penyediaan APD saja sudah cukup apabila dalam pelaksanaan pekerjaan pekerja tetap bekerja tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan yang dipersyaratkan?

Dalam pekerjaan konstruksi, aspek keselamatan bukan hanya persoalan tersedia atau tidaknya APD, tetapi juga bagaimana penerapan keselamatan kerja dilakukan selama pekerjaan berlangsung.

Program revitalisasi satuan pendidikan merupakan program pemerintah yang menggunakan anggaran negara. Karena itu, pelaksanaannya tidak hanya dituntut menghasilkan bangunan yang sesuai spesifikasi, tetapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, transparan dan memenuhi standar keselamatan kerja.

Perbedaan antara nilai total pagu dengan nilai pekerjaan fisik belum membuktikan adanya penyimpangan. Namun, rincian penggunaan selisih Rp 59,3 juta tetap penting untuk dibuka dan diuji melalui dokumen resmi.

Begitu pula dengan persoalan APD. Pernyataan bahwa APD tersedia perlu dilihat lebih jauh dari sisi penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan, terutama apabila pekerjaan memiliki risiko yang mengharuskan pekerja menggunakan perlindungan tertentu.

Hingga berita ini ditayangkan, Journal Justice News tidak menyimpulkan telah terjadi penyalahgunaan anggaran maupun pelanggaran hukum. Klarifikasi P2SP menjadi bagian penting dari pemberitaan dan tetap terbuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun menunjukkan dokumen pendukung.

Publik kini menunggu keterbukaan dokumen untuk menjawab dua pertanyaan utama, ke mana dan berdasarkan dokumen apa selisih Rp 59,3 juta tersebut dialokasikan, serta bagaimana penerapan keselamatan kerja terhadap para pekerja di lapangan?

Journal Justice News akan terus melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait berdasarkan dokumen dan fakta yang dapat diverifikasi.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Belum Tuntas, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan dan Alat Berat

    Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Belum Tuntas, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan dan Alat Berat

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Enam Truk Sampah Masih Masuk ke TPA, Sekitar 30 Warga Meminta Pembuangan Dihentikan Sementara GARUT, Journal Justice News – Penanganan asap sisa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (12/10/2026). Di tengah upaya pemadaman titik api dan pengendalian asap, aktivitas pembuangan […]

  • MERAH PUTIH ROBEK DI KANTOR DESA CIMARAGAS SUDAH DIGANTI, TAPI PERTANYAAN SOAL PENGAWASAN BELUM SELESAI

    MERAH PUTIH ROBEK DI KANTOR DESA CIMARAGAS SUDAH DIGANTI, TAPI PERTANYAAN SOAL PENGAWASAN BELUM SELESAI

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Garut, journaljusticenews.com — Sebuah Bendera Merah Putih dalam kondisi lusuh dan robek sempat berkibar di lingkungan Kantor Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Bendera tersebut kemudian diganti setelah kondisi itu dikonfirmasi oleh awak media kepada Kepala Desa Cimaragas, Ila Nurul Pajri. Peristiwa yang pertama ditemukan pada 24 Juni 2026 itu kini kembali menjadi perhatian. Bukan […]

  • Jaga Toleransi dan Keamanan Ibadah, Wakapolres Garut Sambangi Gereja Advent

    Jaga Toleransi dan Keamanan Ibadah, Wakapolres Garut Sambangi Gereja Advent

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Polri Tegaskan Komitmen Melindungi Seluruh Umat Beragama, Kehadiran Polisi di Rumah Ibadah Jadi Bagian dari Pemeliharaan Kamtibmas GARUT, Journal Justice News – Komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama kembali ditunjukkan Polres Garut melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pemantauan pelaksanaan Ibadah Minggu Kasih di Gereja Advent Garut, Minggu (18/10/2026). Kegiatan dipimpin Wakapolres Garut, Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., […]

  • DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 68
    • 0Komentar

    141 Warga Belajar Tercatat, Kepala PKBM Nasep Bahrul Ulum Tak Merespons Konfirmasi Wartawan Garut Samarang, Journal Justice News — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di PKBM Manbaul Hidayah, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Lembaga yang tercatat memiliki 141 warga belajar itu disebut menerima alokasi BOSP sebesar Rp 233.300.000 pada tahun berjalan. Sabtu, […]

  • Rumah Nyaris Roboh, Ibu Aminah Malah Tak Terdeteksi DTSEN, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

    Rumah Nyaris Roboh, Ibu Aminah Malah Tak Terdeteksi DTSEN, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 22
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News – Di tengah berbagai program perlindungan sosial pemerintah, kondisi memprihatinkan dialami Ibu Wati, seorang janda dhuafa penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara yang tinggal bersama anaknya, Abdullah Yusuf Ibrahim, di Kampung Galeuh Pakuan, RT 02/RW 09, Desa Galihpakuwon, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Keduanya masih menempati rumah yang kondisinya jauh dari […]

expand_less