Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Garut » Wamendikdasmen Buka Rakornas V Dewan Pendidikan di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot

Wamendikdasmen Buka Rakornas V Dewan Pendidikan di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot

  • account_circle JJN
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diikuti 350 Peserta dari 150 Kabupaten/Kota, Rakornas Dorong Partisipasi Publik yang Substantif dalam Penyusunan Regulasi Pendidikan

GARUT, Journal Justice News – Revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) menjadi salah satu sorotan utama dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) V Forum Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (14/10/2026).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Prof. Latip Latipulhayat, yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan pendidikan harus menjadi orientasi utama Dewan Pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat secara bermakna dalam proses revisi UU Sisdiknas, agar masukan publik tidak sekadar menjadi formalitas.

Rakornas yang diikuti sekitar 350 peserta dari 150 kabupaten/kota itu menjadi ruang konsolidasi bagi Dewan Pendidikan untuk menyampaikan gagasan dan memperkuat peran masyarakat dalam mendorong perbaikan sistem pendidikan nasional.

“Jadi kata kuncinya adalah mutu pendidikan,” ujar Prof. Latip Latipulhayat saat menjelaskan fungsi Dewan Pendidikan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dari amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, keberadaan Dewan Pendidikan harus diarahkan pada kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, bukan sekadar menjalankan fungsi kelembagaan.

Dalam pembahasannya, Wamendikdasmen menyoroti proses revisi UU Sisdiknas yang disebut menjadi inisiatif DPR dan akan dibahas bersama pemerintah. Ia menilai partisipasi publik yang substantif atau meaningful participation merupakan salah satu unsur penting dalam pembentukan regulasi yang baik.

“Untuk Dewan Pendidikan, meaningful participation harus dimaknai sebagai kontribusi substantif, bukan sekadar kontribusi basa-basi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa masyarakat, termasuk Dewan Pendidikan di tingkat kabupaten dan kota, perlu memperoleh ruang untuk menyampaikan pandangan yang benar-benar dipertimbangkan dalam proses penyusunan kebijakan.

Masukan publik diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi atau pencatatan aspirasi, tetapi turut memperkaya substansi regulasi agar kebijakan pendidikan menjawab persoalan nyata di lapangan.

Wamendikdasmen berharap Rakornas V mampu menghasilkan gagasan bernilai strategis yang dapat memberikan kontribusi bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyambut para peserta Rakornas dan menilai penunjukan Garut sebagai tuan rumah menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antardaerah.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan rumusan yang dapat mendukung perbaikan sistem pendidikan, termasuk dalam pembahasan rancangan perubahan regulasi pendidikan nasional.

“Saya berharap bisa merumuskan suatu hal. Saya lihat rancangan RUU Pendidikan itu sudah cukup mencakup seluruh aspek untuk diperbaiki hari ini,” tutur Putri Karlina.

Keterlibatan Dewan Pendidikan dari berbagai daerah dinilai penting untuk mempertemukan pengalaman dan persoalan pendidikan yang beragam. Dengan demikian, gagasan yang dihasilkan diharapkan tidak hanya mencerminkan kebutuhan satu daerah, tetapi juga mempertimbangkan kondisi pendidikan secara nasional.

Ketua Forum Dewan Pendidikan Indonesia (FDPI) Kabupaten/Kota, Joko Riyanto, mengapresiasi kehadiran para peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Ia menyebut perjuangan untuk memajukan pendidikan sebagai bentuk pengabdian yang mulia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Nanang Sofyan Hambali, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Garut untuk memfasilitasi kegiatan berskala nasional tersebut.

Nanang menjelaskan, Rakornas V diikuti sekitar 350 peserta yang mewakili 150 kabupaten/kota dan berlangsung selama tiga hari, yakni 13–15 Oktober 2026.

Ia juga mengajak seluruh anggota Dewan Pendidikan untuk aktif menyampaikan pemikiran dan rekomendasi substantif agar rancangan regulasi pendidikan dapat mengakomodasi kebutuhan dunia pendidikan secara nyata.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Dewan Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asisten Administrasi Umum Setda Garut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, perwakilan Kementerian Agama, kepala sekolah, guru, serta para ketua Dewan Pendidikan dari berbagai daerah.

Rakornas V diharapkan tidak hanya menjadi agenda koordinasi tahunan, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti. Tantangan berikutnya adalah memastikan gagasan para peserta tersampaikan kepada pemangku kebijakan dan dipertimbangkan dalam proses perumusan kebijakan pendidikan nasional.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 85 Ribu per Siswa, Ada Apa di Balik Biaya Perpisahan SDN 1 Tanjungjaya?

    Rp 85 Ribu per Siswa, Ada Apa di Balik Biaya Perpisahan SDN 1 Tanjungjaya?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Garut Banjarwangi, journaljusticenews.com — Pengelolaan pendidikan dasar di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju ke SDN 1 Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, menyusul informasi adanya permintaan biaya sebesar Rp 85.000 per siswa untuk kegiatan perpisahan dan sampul rapor. Jika seluruh 181 siswa yang tercatat dalam data Dapodik membayar nominal tersebut, dana yang terkumpul diperkirakan […]

  • Garut Kejar Dana Pusat untuk 2027, Bupati Minta DPRD dan SKPD Bergerak Lebih Strategis

    Garut Kejar Dana Pusat untuk 2027, Bupati Minta DPRD dan SKPD Bergerak Lebih Strategis

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 34
    • 0Komentar

    TKD Menurun, Pemkab Garut Petakan Program Pusat, Bupati Bukan Sekadar Mengejar Banyaknya Program Garut, Tarogong Kidul — Journal Justice News — Di tengah tekanan efisiensi fiskal dan menurunnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD), Pemerintah Kabupaten Garut mulai mengarahkan strategi pembangunan 2027 pada optimalisasi sumber pendanaan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bupati Garut […]

  • Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp 20,76 Miliar, Garut Didorong Lepas dari Ketergantungan Bantuan

    Business Matching Wirahebat 2026 Himpun Investasi Rp 20,76 Miliar, Garut Didorong Lepas dari Ketergantungan Bantuan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Wabup Putri Karlina Soroti Mentalitas Ketergantungan, Potensi Garut Dinilai Belum “Ter-unlock” Garut, Tarogong Kaler — Journal Justice News — Business Matching Wirahebat 2026 mencatat komitmen investasi senilai Rp 20.760.350.000. Angka tersebut menjadi salah satu hasil utama kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (24/9/2026). Wakil Bupati […]

  • DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 68
    • 0Komentar

    141 Warga Belajar Tercatat, Kepala PKBM Nasep Bahrul Ulum Tak Merespons Konfirmasi Wartawan Garut Samarang, Journal Justice News — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di PKBM Manbaul Hidayah, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Lembaga yang tercatat memiliki 141 warga belajar itu disebut menerima alokasi BOSP sebesar Rp 233.300.000 pada tahun berjalan. Sabtu, […]

  • Proyek Revitalisasi SMKN 12 Garut Rp1 Miliar Disorot, Papan Proyek Minim Rincian

    Proyek Revitalisasi SMKN 12 Garut Rp1 Miliar Disorot, Papan Proyek Minim Rincian

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Garut journaljusticenews.com — Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi SMK Tahun Anggaran 2026 di SMK Negeri 12 Garut dengan nilai anggaran mencapai Rp1 miliar dari APBN mulai menjadi sorotan. Selain persoalan transparansi informasi proyek, kondisi pelaksanaan pekerjaan di lapangan juga memunculkan pertanyaan terkait pengawasan dan keselamatan kerja. Proyek tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) […]

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 317
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less