Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » DUGAAN PUNGLI SOPIR ANGKUTAN DI TEGAL KURDI DIUSUT, POLISI TURUN LANGSUNG KE LOKASI

DUGAAN PUNGLI SOPIR ANGKUTAN DI TEGAL KURDI DIUSUT, POLISI TURUN LANGSUNG KE LOKASI

  • account_circle JJN
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Informasi Pungutan Muncul dari Keterangan Sopir, Polisi Telusuri Simpang Tiga hingga Sejumlah Gudang

GARUT, Journal Justice News  — Dugaan adanya pungutan liar (pungli) terhadap sopir angkutan atau pengirim barang di kawasan Jalan Tegal Kurdi, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, mendapat perhatian serius dari kepolisian.

Menindaklanjuti informasi masyarakat tersebut, Unit Reskrim Polsek Garut Kota, Polres Garut, turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi, Jumat (2/10/2026).

Langkah kepolisian ini menjadi penting karena informasi dugaan pungutan tersebut menyangkut para sopir angkutan yang melakukan aktivitas bongkar-muat atau mengirim barang ke sejumlah gudang di kawasan tersebut.

Petugas mendatangi sejumlah gudang untuk menggali informasi dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui aktivitas di lapangan.

Kapolsek Garut Kota, Kompol Zainuri, S.Pd., menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung.

“Kami menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat dengan melakukan pengecekan langsung serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Zainuri saat ditemui awak media.

Pihak Gudang Mengaku Pernah Mendengar Informasi

Dari hasil pengecekan awal, petugas memperoleh keterangan dari salah satu kepala gudang.

Pihak gudang mengaku pernah mendengar adanya informasi mengenai dugaan pungutan terhadap sopir pengirim barang. Namun, pihak gudang menyatakan tidak pernah melihat maupun mengalami langsung kejadian tersebut.

Informasi tersebut, menurut keterangan yang diperoleh petugas, justru berasal dari cerita atau keterangan para sopir.

Temuan ini membuat dugaan pungutan tersebut masih membutuhkan pendalaman dan verifikasi lebih lanjut. Sebab, sejauh pengecekan awal dilakukan, belum ditemukan pihak yang secara langsung mengaku menjadi korban pungutan di hadapan petugas.

Polisi Telusuri Simpang Tiga Tegal Kurdi

Tak berhenti di lingkungan gudang, petugas kemudian melakukan penelusuran di sekitar kawasan Jalan Tegal Kurdi hingga simpang tiga Tegal Kurdi.

Dalam penelusuran tersebut, petugas memperoleh informasi mengenai adanya seseorang yang oleh sejumlah pihak disebut terkadang melakukan aktivitas sebagai “pak ogah” di sekitar kawasan tersebut.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pencarian terhadap orang yang dimaksud.

Namun, saat petugas melakukan pengecekan, orang yang disebut dalam informasi tersebut tidak ditemukan di lokasi.

Kondisi tersebut membuat dugaan pungutan belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi awal yang diterima.

Polsek Garut Kota masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah aktivitas yang dimaksud berkaitan dengan pungutan terhadap sopir atau hanya aktivitas pengaturan lalu lintas secara informal.

Polisi Minta Sopir yang Merasa Dipungut Berani Bicara

Di tengah munculnya informasi dugaan pungli, kepolisian meminta masyarakat, khususnya para sopir angkutan, tidak hanya menyampaikan informasi secara informal, tetapi juga memberikan keterangan secara jelas apabila benar-benar mengalami pungutan.

Hal tersebut dinilai penting agar polisi memiliki dasar yang cukup untuk melakukan penanganan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para sopir angkutan, apabila mengalami atau mengetahui adanya pungutan yang dilakukan secara tidak sah, segera informasikan kepada kepolisian agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur,” tegas Zainuri.

Dugaan pungli tersebut kini masih berada dalam tahap penelusuran. Polisi belum menyatakan adanya pihak yang terbukti melakukan pungutan secara ilegal.

Karena itu, keterangan langsung dari para sopir yang mengaku pernah menjadi korban menjadi salah satu bagian penting untuk mengungkap apakah dugaan pungutan di kawasan Tegal Kurdi benar terjadi, siapa yang melakukannya, serta apakah aktivitas tersebut memiliki dasar atau justru dilakukan tanpa kewenangan.

Polsek Garut Kota menyatakan akan terus mendalami informasi tersebut.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 365
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Aspirasi Petani Garut Mengemuka, Pemkab Janji Tindak Lanjuti Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

    Aspirasi Petani Garut Mengemuka, Pemkab Janji Tindak Lanjuti Akses Lahan dan Regulasi Pertanian

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 16
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News — Aspirasi petani terkait akses terhadap lahan dan kepastian regulasi pertanian mengemuka dalam Seminar Publik Hari Tani Nasional 2026 yang digelar Forum Tani (FORTANI’26) di Pesantren Ekologi Ath-Thariq, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (24/9/2026). Forum tersebut mempertemukan perwakilan kelompok tani dengan unsur pemerintah dan sejumlah pegiat agraria. Persoalan akses lahan, […]

  • KPK Usut Dugaan Pemotongan Insentif di Bogor, Dulsamson: Jangan Berhenti pada Rp1,5 Miliar

    KPK Usut Dugaan Pemotongan Insentif di Bogor, Dulsamson: Jangan Berhenti pada Rp1,5 Miliar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bogor, journaljusticenews.com  — Aroma persoalan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor kembali menguat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik dugaan penerimaan uang yang diduga bersumber dari pemotongan insentif pegawai Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda). Kamis, 17/09/2026. Uang sekitar Rp1,5 miliar telah diamankan KPK dalam rangkaian penyelidikan. Lembaga antirasuah menyebut uang tersebut diduga berasal dari pemotongan […]

  • MEBELER SD GARUT Rp 20 MILIAR JADI TEMUAN BPK, NAMA PENYEDIA “LUPA” SIAPA BERTANGGUNG JAWAB?

    MEBELER SD GARUT Rp 20 MILIAR JADI TEMUAN BPK, NAMA PENYEDIA “LUPA” SIAPA BERTANGGUNG JAWAB?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Garut, journaljusticenews.com – Program pengadaan mebeler untuk Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Garut tahun anggaran 2025 dengan nilai anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp20 miliar dan diperuntukkan bagi kurang lebih 159 SD, kini menyisakan sejumlah pertanyaan yang patut mendapat penjelasan secara terbuka. Persoalan tersebut bukan sekadar mengenai pengadaan meja dan kursi sekolah. Di balik besarnya anggaran, […]

  • DTK Persada 212 Garut Angkat Isu SARA dan Politik Identitas, Tokoh Lintas Iman Diminta Jadi Penjaga Moral

    DTK Persada 212 Garut Angkat Isu SARA dan Politik Identitas, Tokoh Lintas Iman Diminta Jadi Penjaga Moral

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Dialog Multikultural di Pendopo Garut Soroti Ancaman Polarisasi, Kampanye Hitam, dan Pembunuhan Karakter Berlatar Agama GARUT, Journal Justice News – Ancaman politisasi agama, kampanye hitam, dan polarisasi sosial menjadi sorotan dalam Dialog Multikultural bertajuk Menegakkan Kemanusiaan dan Keluhuran Moral Lintas Iman yang digelar Dewan Tahfidzi Kabupaten (DTK) Persaudaraan Alumni 212 (Persada 212) Garut di Gedung […]

  • DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 68
    • 0Komentar

    141 Warga Belajar Tercatat, Kepala PKBM Nasep Bahrul Ulum Tak Merespons Konfirmasi Wartawan Garut Samarang, Journal Justice News — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di PKBM Manbaul Hidayah, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Lembaga yang tercatat memiliki 141 warga belajar itu disebut menerima alokasi BOSP sebesar Rp 233.300.000 pada tahun berjalan. Sabtu, […]

expand_less