Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Patroli Dini Hari di Garut, 9 Pemuda Diamankan Bersama 27 Batu, Alasan untuk Jaga Diri Didalami Polisi

Patroli Dini Hari di Garut, 9 Pemuda Diamankan Bersama 27 Batu, Alasan untuk Jaga Diri Didalami Polisi

  • account_circle JJN
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sembilan pemuda, termasuk lima anak di bawah umur, diamankan di Jalan Ciledug. Polisi memanggil orang tua untuk mendukung penanganan lebih lanjut.

GARUT, Journal Justice News – Patroli dini hari Satuan Samapta Polres Garut mengamankan sembilan pemuda beserta 27 buah batu di kawasan Jalan Ciledug, Kabupaten Garut, Minggu (18/10/2026), sekitar pukul 03.12 WIB. Batu-batu tersebut ditemukan di bagasi sepeda motor dan sebagian berada di dalam jaket yang dikenakan sejumlah pemuda.

Temuan itu memunculkan pertanyaan mengenai alasan sembilan pemuda tersebut membawa puluhan batu pada dini hari. Namun, hingga informasi yang tersedia saat ini, belum ada keterangan yang memastikan batu-batu itu akan digunakan untuk melakukan penyerangan atau tindak pidana tertentu.

Sembilan pemuda yang diamankan masing-masing berinisial RNR (25), ABS (23), RAM (20), RZ (16), MN (14), MH (14), HN (14), WO (15), dan F (16). Dengan demikian, lima di antaranya masih berusia di bawah 18 tahun.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor Honda Beat berwarna abu-abu, hitam, dan merah.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan, para pemuda menyebut batu-batu tersebut dibawa untuk berjaga diri. Meski demikian, alasan itu masih perlu didalami agar konteks keberadaan batu dan tujuan para pemuda berkumpul pada dini hari dapat diketahui secara lebih jelas.

Petugas kemudian membawa kesembilan pemuda ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Polisi juga memanggil orang tua mereka untuk mendukung proses penelusuran dan pembinaan.

Keberadaan puluhan batu tersebut menjadi perhatian dalam upaya pencegahan gangguan keamanan. Akan tetapi, penilaian terhadap maksud maupun kemungkinan pelanggaran hukum tetap harus didasarkan pada hasil pemeriksaan, bukan semata-mata pada barang yang ditemukan.

Prinsip ini penting agar langkah pencegahan keamanan berjalan seiring dengan perlindungan hak setiap orang, terlebih lima dari sembilan pemuda yang diamankan masih berusia anak.

PS. Kasat Samapta Polres Garut, IPTU Ana Gumilang, S.AP., S.Pd., menegaskan bahwa patroli dialogis dan Patroli Presisi akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Polres Garut juga mengimbau kalangan pemuda agar menghindari aktivitas yang berpotensi memicu gangguan ketertiban serta turut menjaga keamanan lingkungan.

Di sisi lain, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pencegahan gangguan kamtibmas membutuhkan patroli yang konsisten, penelusuran informasi yang cermat, dan penanganan yang proporsional. Khusus bagi anak yang berhadapan dengan proses hukum, pendekatan sesuai ketentuan perlindungan anak dan sistem peradilan pidana anak harus menjadi perhatian.

Hingga keterangan yang tersedia, belum ada informasi mengenai penetapan tersangka maupun kepastian bahwa 27 batu tersebut berkaitan dengan rencana tindak kekerasan. Karena itu, hasil pemeriksaan polisi akan menjadi penentu untuk menjelaskan tujuan membawa batu-batu tersebut dan apakah terdapat pelanggaran hukum.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Garut Lepas Tiga Pengurus DMI untuk Umrah melalui Program CSR

    Sekda Garut Lepas Tiga Pengurus DMI untuk Umrah melalui Program CSR

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Garut, journaljusticenews.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang dirangkaikan dengan pelepasan tiga pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Garut untuk menunaikan ibadah umrah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (21/9/2026).   Tiga pengurus DMI […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work photo_camera 1

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle JJN
    • visibility 495
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pesan Tegas Kiai Aceng Abdul Mujib Untuk Penentu Sekda Garut, Profesionalitas Harus Di Atas Kepentingan Politik

    Pesan Tegas Kiai Aceng Abdul Mujib Untuk Penentu Sekda Garut, Profesionalitas Harus Di Atas Kepentingan Politik

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 33
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News — Bursa dan proses penentuan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut tidak semata menyangkut siapa yang akan menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Posisi tersebut membutuhkan figur yang mampu membantu kepala daerah menerjemahkan kebijakan menjadi program pemerintahan yang terukur, sekaligus menjaga koordinasi antarperangkat daerah. Rabu, 30/09/2026. Harapan itu disampaikan K.H. Aceng […]

  • Pejalan Kaki Tertemper KA Turangga di Kadungora, Perempuan 37 Tahun Tewas di Lokasi

    Pejalan Kaki Tertemper KA Turangga di Kadungora, Perempuan 37 Tahun Tewas di Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Diduga Berjalan di Atas Rel Sambil Menggunakan Ponsel, Korban Terseret Sekitar 10 Meter GARUT, Journal Justice News – Kecelakaan tragis yang melibatkan seorang pejalan kaki dan Kereta Api (KA) Turangga jurusan Bandung–Surabaya merenggut nyawa seorang perempuan berinisial D.A.S. (37) di wilayah Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban dilaporkan […]

  • Todong Pelajar 12 Tahun dengan Pistol Mainan, Satu Terduga Pelaku Curas di Leuwigoong Ditangkap

    Todong Pelajar 12 Tahun dengan Pistol Mainan, Satu Terduga Pelaku Curas di Leuwigoong Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Korban Hendak Berangkat Sekolah Saat Ponselnya Dirampas, Satu Pelaku Diamankan Polisi dan Warga, Rekannya Masih Diburu GARUT, Journal Justice News – Keamanan anak saat berangkat sekolah kembali menjadi sorotan setelah seorang pelajar berusia 12 tahun diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Korban yang hendak berangkat sekolah seorang […]

  • Rp 85 Ribu per Siswa, Ada Apa di Balik Biaya Perpisahan SDN 1 Tanjungjaya?

    Rp 85 Ribu per Siswa, Ada Apa di Balik Biaya Perpisahan SDN 1 Tanjungjaya?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Garut Banjarwangi, journaljusticenews.com — Pengelolaan pendidikan dasar di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju ke SDN 1 Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, menyusul informasi adanya permintaan biaya sebesar Rp 85.000 per siswa untuk kegiatan perpisahan dan sampul rapor. Jika seluruh 181 siswa yang tercatat dalam data Dapodik membayar nominal tersebut, dana yang terkumpul diperkirakan […]

expand_less