23 WARGA GARUT TERDATA SEBAGAI KORBAN VIRGO 8, 11 BELUM DITEMUKAN, 2 MENINGGAL, 10 SELAMAT
- account_circle JJN
- calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Posko Situsaeur Terus Koordinasi dengan Basarnas, Data Korban Masih Bergerak
Garut, journaljusticenews.com — Tragedi kecelakaan kapal Virgo 8 menyisakan duka dan penantian panjang bagi sejumlah keluarga di Kabupaten Garut. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Posko Informasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo 8, sedikitnya 23 warga asal Garut tercatat dalam daftar korban. Minggu, 20/09/2026.
Dari jumlah tersebut, 10 orang dinyatakan selamat dan telah dipulangkan, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan telah dipulangkan untuk dimakamkan, sementara 11 orang masih tercatat belum ditemukan.
Data tersebut disampaikan melalui Agus Mulyadi, Kepala Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, yang menjadi salah satu sumber informasi di Posko Informasi Korban.
Situasi ini membuat proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan menjadi perhatian utama. Posko menyatakan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Basarnas, untuk memperoleh perkembangan informasi mengenai keberadaan para korban.
10 Korban Selamat Telah Dipulangkan
Berdasarkan data yang diterima, sepuluh warga Garut telah dinyatakan selamat dan dipulangkan kepada keluarga diantaranya :
1. Achmad Akmal Naopal — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
2. Agus Munir — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 008.
3. Arman Firmansyah — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
4. Gun Gun Gunadi — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
5. Iwan Sopian — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 003/RW 007.
6. Muhammad Fathir — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 003/RW 007.
7. Pauzan Mujrihadin — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
8. Rehan Muhammad Fauzan — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
9. Willi Gustiana — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 008.
10. Sehabudin Alawi — Kp. Tabrik RT 03/001.
Kesepuluh nama tersebut dalam data terakhir berstatus selamat dan telah dipulangkan.

Namun, kabar berbeda datang dari 11 nama lainnya. Hingga data yang diterima posko terakhir diperbarui, mereka masih tercatat belum ditemukan.
Nama-nama tersebut adalah :
1. Gilang Slamet Saputra — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 008.
2. Iyus — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 003/RW 007.
3. M Rio Akbar Fadilah — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 009.
4. Muhammad Fahri Nulhadin Hakim — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 009.
5. Nurdin Suyanto — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
6. Rizky Nazril Ilham — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 007.
7. Saepul Wahyudin — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 009.
8. Salbi Al Ghifari Abizar R — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 001/RW 008.
9. Usep Saepuloh — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 009.
10. Enjang — Kp. Cibolerang RT 002/RW 007, Desa Karangsari.
11. Yusep Cahyana — dalam data tercatat pindah domisili ke Cianjur.

Khusus Yusep Cahyana, keterangan dalam dokumen menyebutkan bahwa yang bersangkutan tercatat pindah domisili ke Cianjur. Status tersebut perlu terus diklarifikasi dalam pemutakhiran data agar tidak terjadi kekeliruan antara status administrasi domisili dan status pencarian korban.
Duka juga menyelimuti dua keluarga korban yang telah dinyatakan meninggal dunia.
Keduanya adalah :
1. Erik Maosul Latip — Kp. Panyingkiran, Desa Situsaeur RT 002/RW 007.
2. Risyan Kurnia Putra — Kp. Cibolerang RT 002/RW 007, Desa Karangsari.
Menurut keterangan dari Agus Mulyadi, kedua korban yang meninggal dunia tersebut telah dipulangkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.
Dengan demikian, berdasarkan data sementara yang diterima redaksi, komposisinya adalah 10 korban selamat dan telah dipulangkan, 2 korban meninggal dunia dan telah dimakamkan, serta 11 orang masih tercatat belum ditemukan.
Posko Terus Berkoordinasi dengan Basarnas
Di tengah penantian keluarga, pembaruan informasi menjadi sangat penting. Posko Informasi Korban menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Basarnas, guna memperoleh informasi mengenai perkembangan pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan.
Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap informasi yang diterima keluarga dan masyarakat tidak berhenti pada data sementara, tetapi terus diperbarui sesuai hasil pencarian dan identifikasi di lapangan.
Sebab bagi keluarga, 11 nama yang masih tercatat belum ditemukan bukan sekadar angka dalam sebuah daftar. Setiap nama adalah seseorang yang keberadaannya masih dinantikan kepulangannya.
Redaksi mencatat bahwa data korban masih bersifat sementara. Perubahan status dapat terjadi seiring proses pencarian, evakuasi, identifikasi, serta verifikasi data oleh pihak berwenang.
Red JJN
- Penulis: JJN
