Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

DANA BOSP Rp 233 JUTA DIPERTANYAKAN, PKBM MANBAUL HIDAYAH BUNGKAM

  • account_circle JJN
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

141 Warga Belajar Tercatat, Kepala PKBM Nasep Bahrul Ulum Tak Merespons Konfirmasi Wartawan

Garut Samarang, Journal Justice News — Pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di PKBM Manbaul Hidayah, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Lembaga yang tercatat memiliki 141 warga belajar itu disebut menerima alokasi BOSP sebesar Rp 233.300.000 pada tahun berjalan. Sabtu, 26/09/2026.

Data yang dihimpun menyebutkan, 141 warga belajar tersebut terdiri dari 8 peserta Paket A, 55 Paket B, dan 78 Paket C.

PKBM Manbaul Hidayah beralamat di Kampung Pasir Ucing RT 01 RW 10, Desa Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, berada di bawah naungan Yayasan Darul Hasanah dengan Aceng Saeful Muslim sebagai pimpinan yayasan. Sementara Nasep Bahrul Ulum tercatat sebagai Kepala PKBM sekaligus operator.

Besarnya dana dan jumlah warga belajar tersebut memunculkan pertanyaan mendasar, apakah seluruh data peserta benar-benar sesuai kondisi riil dan menjadi dasar yang sah dalam pengalokasian BOSP?

Awak media telah melakukan konfirmasi kepada Kepala PKBM Nasep Bahrul Ulum. Pertanyaan yang diajukan mencakup rekapitulasi Dapodik, daftar hadir warga belajar, SK peserta didik aktif, berita acara verifikasi data, RKAS/RKAB, SPJ, bukti pembayaran honor tutor, dokumen pengadaan, BAST, hingga hasil monitoring atau audit.

Total terdapat 21 pertanyaan yang meminta penjelasan mengenai data peserta didik dan pertanggungjawaban penggunaan dana.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PKBM.

Upaya mendatangi lembaga juga dilakukan untuk memperoleh klarifikasi secara langsung. Namun, awak media belum mendapatkan keterangan dari pihak pengelola. Komunikasi melalui WhatsApp dengan kepala PKBM juga disebut terhenti setelah kontak wartawan diduga diblokir.

Sikap tersebut bukan bukti bahwa telah terjadi penyimpangan. Namun, tanpa klarifikasi dan dokumen pendukung, sejumlah pertanyaan mengenai pengelolaan dana publik tersebut tetap terbuka.

Persoalan utama bukan sekadar besar kecilnya anggaran, melainkan validitas data yang menjadi dasar pengalokasian dana.

Jika dalam verifikasi resmi ditemukan data warga belajar tidak sesuai kondisi sebenarnya, perlu ditelusuri bagaimana data tersebut dimasukkan, siapa yang melakukan pemutakhiran, kapan dilakukan, serta apakah ketidaksesuaian tersebut berpengaruh terhadap alokasi dana.

Begitu pula penggunaan Rp 233,3 juta harus dapat ditelusuri melalui RKAS, realisasi belanja, SPJ, bukti transaksi, pembayaran honor tutor dan dokumen pendukung lainnya.

Jika terdapat ketidaksesuaian, konsekuensinya harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku. Belum tersedianya dokumen di tangan media juga tidak boleh langsung dianggap sebagai bukti tindak pidana.

Ketika pihak PKBM belum memberikan penjelasan, publik patut menunggu langkah instansi pembina.

Apakah 141 warga belajar tersebut telah diverifikasi sesuai kondisi riil?

Apakah data Dapodik sesuai dengan peserta yang benar-benar aktif?

Apakah penggunaan Rp 233.300.000 telah dilaporkan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan BOSP?

Dan apakah PKBM Manbaul Hidayah pernah menjalani monitoring atau pemeriksaan?

Pertanyaan tersebut hanya dapat dijawab secara objektif melalui data, dokumen dan verifikasi resmi, bukan melalui asumsi.

Pemberitaan ini tidak menyimpulkan PKBM Manbaul Hidayah, Nasep Bahrul Ulum maupun Yayasan Darul Hasanah telah melakukan penyimpangan.

Redaksi memberikan ruang kepada pihak PKBM, yayasan, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Garut untuk memberikan klarifikasi, bantahan, koreksi, dan dokumen pendukung.

Sebab ketika Rp 233,3 juta dana publik dikaitkan dengan 141 warga belajar, pertanyaan yang paling sederhana sekaligus paling penting adalah :

Apakah datanya benar, dan ke mana dana tersebut digunakan?

Publik tidak membutuhkan asumsi. Publik membutuhkan jawaban yang dapat dibuktikan dengan dokumen.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 284
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • GOR Margalaksana Rp 1,05 Miliar Belum Rampung, Kini Jadi Dapur MBG Status Aset dan Pertanggungjawaban Anggaran Disorot

    GOR Margalaksana Rp 1,05 Miliar Belum Rampung, Kini Jadi Dapur MBG Status Aset dan Pertanggungjawaban Anggaran Disorot

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Tata Kelola Dana Desa dan Legalitas Pemanfaatan Aset Dipertanyakan Garut Cilawu, journaljusticenews.com — Bangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Margalaksana, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, yang dibangun menggunakan Dana Desa dengan total anggaran sekitar Rp1,05 miliar, kembali menjadi sorotan. Proyek yang mulai dibangun sejak 2018 itu hingga pertengahan 2026 disebut belum rampung, namun kini dimanfaatkan sebagai lokasi […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle JJN
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Kebakaran Hanguskan 382 Tempat Usaha, Pemkab Garut Bersihkan Pasar Andir dan Siapkan Pasar Darurat

    Kebakaran Hanguskan 382 Tempat Usaha, Pemkab Garut Bersihkan Pasar Andir dan Siapkan Pasar Darurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Nasib Pedagang Jadi Sorotan, Kerugian Masih Dihitung dan Pembangunan Kembali Pasar Menunggu Tahap Pemulihan. GARUT, Journal Justice News – Kebakaran yang melanda Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, menyisakan kerusakan besar dan mengancam keberlangsungan usaha ratusan pedagang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai membersihkan material sisa kebakaran pada Sabtu (10/10/2026), sekaligus menyiapkan pasar darurat agar aktivitas […]

  • Rumah Nyaris Roboh, Ibu Aminah Malah Tak Terdeteksi DTSEN, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

    Rumah Nyaris Roboh, Ibu Aminah Malah Tak Terdeteksi DTSEN, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 23
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News – Di tengah berbagai program perlindungan sosial pemerintah, kondisi memprihatinkan dialami Ibu Wati, seorang janda dhuafa penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara yang tinggal bersama anaknya, Abdullah Yusuf Ibrahim, di Kampung Galeuh Pakuan, RT 02/RW 09, Desa Galihpakuwon, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Keduanya masih menempati rumah yang kondisinya jauh dari […]

  • Jaga Toleransi dan Keamanan Ibadah, Wakapolres Garut Sambangi Gereja Advent

    Jaga Toleransi dan Keamanan Ibadah, Wakapolres Garut Sambangi Gereja Advent

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Polri Tegaskan Komitmen Melindungi Seluruh Umat Beragama, Kehadiran Polisi di Rumah Ibadah Jadi Bagian dari Pemeliharaan Kamtibmas GARUT, Journal Justice News – Komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama kembali ditunjukkan Polres Garut melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pemantauan pelaksanaan Ibadah Minggu Kasih di Gereja Advent Garut, Minggu (18/10/2026). Kegiatan dipimpin Wakapolres Garut, Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., […]

expand_less