BUKAN SEKADAR REBUT TROFI, SUARA RAKYAT CUP BAWA PESAN SOSIAL UNTUK GENERASI MUDA PAKENJENG
- account_circle JJN
- calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
- visibility 40
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Garut, journaljusticenews.com — Lapangan sepak bola di Stadion Cilengsing, Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, menjadi saksi berakhirnya rangkaian Turnamen Suara Rakyat Cup yang diselenggarakan Media Suara Rakyat News.
Memasuki partai dan rangkaian kegiatan hari terakhir, turnamen tidak hanya menyuguhkan persaingan antartim untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, panitia membawa pesan sosial, menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun sportivitas dan kebersamaan.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi anak muda, penyelenggara menilai kegiatan olahraga dapat menjadi salah satu ruang alternatif agar energi dan potensi generasi muda diarahkan pada kegiatan yang produktif.
Panitia Asep bersama Ibu Hasidah mengatakan, turnamen tersebut sejak awal memang dirancang sebagai wadah bagi muda-mudi yang memiliki kemampuan dan ketertarikan terhadap sepak bola.
“Saya mengadakan turnamen ini membawa misi untuk mendorong muda-mudi yang mempunyai keahlian sepak bola agar bisa menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif,” ujar Asep.

Menurut panitia, perhatian terhadap generasi muda tidak cukup hanya dengan menyediakan pertandingan. Lingkungan pergaulan dan perkembangan dunia digital juga menjadi bagian dari tantangan yang perlu mendapat perhatian.
Panitia secara khusus menyinggung penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan praktik judi online sebagai aktivitas yang perlu dijauhi generasi muda.
“Jangan sampai energi dan potensi anak-anak muda justru tersalurkan ke hal-hal yang negatif. Kami ingin mereka aktif berolahraga, berprestasi, dan memiliki kegiatan yang membangun masa depan,” tegas Asep.
Pesan tersebut disampaikan bersamaan dengan pelaksanaan kompetisi. Dengan demikian, pertandingan tidak hanya diposisikan sebagai ajang mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai sarana mempertemukan anak muda dalam kegiatan yang mengedepankan disiplin, kebersamaan dan sportivitas.
Suara Rakyat Cup juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pemain, klub, pemuda, dan masyarakat Desa Depok serta wilayah sekitarnya.

Bagi panitia, nilai kegiatan tidak berhenti pada hasil pertandingan. Keberadaan ruang bagi anak muda untuk berkumpul, berkompetisi secara sehat dan mengembangkan kemampuan dinilai menjadi bagian penting dari tujuan penyelenggaraan turnamen.
Karena itu, panitia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas.
Harapannya, semakin banyak generasi muda memiliki akses terhadap kegiatan olahraga yang dapat menjadi ruang untuk mengembangkan bakat, membangun kedisiplinan, menjunjung sportivitas, sekaligus memperluas jejaring positif.
Media Suara Rakyat News selaku penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga rangkaian kegiatan hari terakhir.
Suara Rakyat Cup pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah.
Di balik pertandingan di Stadion Cilengsing, terselip pesan bahwa generasi muda membutuhkan ruang untuk bergerak, berkarya dan berprestasi.
Red JJN
- Penulis: JJN

Saat ini belum ada komentar