Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » DARI RP 40 RIBU TURUN RP 25 RIBU POLEMIK UANG PARKIR SISWA SMK 13 GARUT BELUM TERJAWAB

DARI RP 40 RIBU TURUN RP 25 RIBU POLEMIK UANG PARKIR SISWA SMK 13 GARUT BELUM TERJAWAB

  • account_circle JJN
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut, Journal Justice News — Permintaan uang dari aktivitas parkir kendaraan siswa di lingkungan SMK 13 Garut menjadi sorotan. Seorang tukang parkir berinisial I mengungkapkan, pihak sekolah disebut sempat meminta uang sebesar Rp 40 ribu, yang kemudian turun menjadi Rp 25 ribu. Kamis, 24/09/2026.

Menurut I, permintaan tersebut telah berlangsung cukup lama. Karena keberatan, dirinya menyampaikan kepada pihak sekolah agar nominalnya diturunkan menjadi Rp 25 ribu. Ia menyebut uang tersebut sebenarnya sudah disiapkan dan rencananya akan diserahkan, namun hingga berita ini ditayangkan belum diambil.

I juga mengatakan, uang tersebut disebut-sebut akan digunakan untuk membayar pesuruh sekolah yang bertugas melakukan pekerjaan kebersihan dan merapikan lingkungan sekolah.

Persoalan lain muncul terkait status lahan parkir. I menyatakan lahan yang digunakan untuk parkir bukan milik pihak sekolah, melainkan milik orang lain yang mempercayakan pengelolaannya kepada dirinya karena lahan tersebut ditanami kopi.

Untuk memastikan informasi tersebut, awak media mendatangi SMK 13 Garut. Namun kepala sekolah, bendahara, dan operator tidak berada di tempat. Berdasarkan keterangan salah seorang guru, Asep, kepala sekolah sedang berada di Purwakarta dalam kegiatan luar kota, sementara keberadaan bendahara dan operator tidak diketahuinya.

Terkait informasi permintaan uang parkir, Asep mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut dan baru mendengarnya dari awak media. Ia menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi langsung kepada kepala sekolah karena khawatir memberikan informasi yang keliru.

Asep kemudian meminta nomor kontak awak media dengan alasan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepala sekolah dan berjanji memberikan penjelasan setelah memperoleh informasi.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada komunikasi atau klarifikasi lanjutan dari pihak sekolah.

Persoalan ini bukan semata-mata mengenai nominal Rp 25 ribu. Yang perlu dijelaskan adalah siapa yang meminta, dalam kapasitas apa permintaan tersebut dilakukan, apa dasar pengenaannya, siapa pemilik lahan parkir, serta bagaimana mekanisme dan pertanggungjawaban uang tersebut.

Apabila uang tersebut berkaitan dengan pengelolaan keuangan sekolah, transparansi mengenai dasar penerimaan, penggunaan, dan pencatatannya menjadi hal penting untuk diperjelas. Sebaliknya, apabila merupakan kesepakatan pengelolaan lahan atau parkir dengan pihak lain, dokumen dan dasar kesepakatannya juga perlu dijelaskan.

Journal Justice News tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi kepala sekolah maupun pihak SMK 13 Garut untuk memberikan penjelasan secara utuh atas informasi tersebut.

Red JJN

  • Penulis: JJN

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakit Hati Merasa Diabaikan, Pemuda 19 Tahun Tembak Pelajar di Sukawening Pakai Airgun

    Sakit Hati Merasa Diabaikan, Pemuda 19 Tahun Tembak Pelajar di Sukawening Pakai Airgun

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Polres Garut Tangkap Tersangka di Cilawu, Proyektil Bersarang di Area Mata Korban GARUT, Journal Justice News – Rasa sakit hati karena merasa diabaikan dalam kelompok pertemanan diduga menjadi pemicu aksi penembakan terhadap seorang pelajar di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Polisi menangkap MH (19), tersangka yang diduga melepaskan tembakan menggunakan senjata jenis airgun hingga proyektil pelurunya […]

  • Pejalan Kaki Tertemper KA Turangga di Kadungora, Perempuan 37 Tahun Tewas di Lokasi

    Pejalan Kaki Tertemper KA Turangga di Kadungora, Perempuan 37 Tahun Tewas di Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Diduga Berjalan di Atas Rel Sambil Menggunakan Ponsel, Korban Terseret Sekitar 10 Meter GARUT, Journal Justice News – Kecelakaan tragis yang melibatkan seorang pejalan kaki dan Kereta Api (KA) Turangga jurusan Bandung–Surabaya merenggut nyawa seorang perempuan berinisial D.A.S. (37) di wilayah Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban dilaporkan […]

  • 137 Peserta Didik Tercatat, PKBM Mekarsari Justru Beralamat di Kantor Koperasi?

    137 Peserta Didik Tercatat, PKBM Mekarsari Justru Beralamat di Kantor Koperasi?

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Penelusuran di Alamat Dapodik Justru Menemukan Kantor Koperasi, Dinas Pendidikan Didesak Buka Data dan Verifikasi Faktual. Garut Caringin, journaljusticenews.com — Tanda tanya besar muncul di balik keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mekarsari, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut. Lembaga pendidikan nonformal yang secara administratif tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) memiliki 137 peserta didik, namun keberadaan […]

  • Garut Siapkan 15 Ribu Hektare Jagung untuk Dukung Program Bioetanol

    Garut Siapkan 15 Ribu Hektare Jagung untuk Dukung Program Bioetanol

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, journaljusticenews.com — Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan kesiapan mendukung program pengembangan bioetanol pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, setelah menghadiri Rapat Koordinasi Program Khusus Pemerintah untuk Bioetanol di Jalan Pengadegan Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026). Dalam rapat tersebut, Garut disebut memperoleh peluang untuk […]

  • Malam Mencekam di Pasar Andir Bayongbong, Puluhan Kios Dilalap Api, Penyebab Diburu Polisi

    Malam Mencekam di Pasar Andir Bayongbong, Puluhan Kios Dilalap Api, Penyebab Diburu Polisi

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 23
    • 0Komentar

    GARUT, Journal Justice News – Kebakaran hebat melanda Pasar Andir, Kampung Andir, RT 001/RW 006, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) malam. Sedikitnya 26 kios pedagang terdampak dalam peristiwa tersebut. Jumlah itu masih berpotensi bertambah karena pendataan oleh pihak terkait dan UPT Pasar masih berlangsung. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran […]

  • Sekolah Sepi, BOS RP 216 Juta Data Siswa SMA Islam As Sakinah Pakenjeng Diduga Tak Sesuai Kondisi

    Sekolah Sepi, BOS RP 216 Juta Data Siswa SMA Islam As Sakinah Pakenjeng Diduga Tak Sesuai Kondisi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle JJN
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Garut Pakenjeng, journaljusticenews.com – SMA Islam As Sakinah Pakenjeng yang berada di bawah naungan Yayasan As Sakinah Pakenjeng menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidaksesuaian antara data jumlah siswa yang tercatat di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan data Dapodik tahun 2025, SMA Islam As Sakinah Pakenjeng tercatat memiliki 144 siswa. […]

expand_less